Halo Saudara Laundry bertemu kembali dalam perjumpaan artikel yang akan membahas seputar laundry. Dalam perjumpaan artikel kali ini akan membahas tentang informasi seputar laundry. Informasi laundry tentang apasih yang akan dibahas kali ini, penasaran? untuk itu tetap ikuti terus perjalanan artikel di bawah kali ini Saudara. Dalam mendirikan usaha laundry kepuasan pelanggan merupakan salah satu hasil yang selalu diharapkan. Kepuasan pelanggan laundry tersebut bisa tercipta ketika cucian menjadi bersih dan harum seperti pakaian yang baru dibeli. Untuk menciptakan hal tersebut para pelaku usaha laundry perlu memperhatikan proses pencucian. Supaya proses pencucian menjadi maksimal dibutuhkan beberapa chemical laundry. Nah dalam artikel ini akan diinformasikan mengenai chemical laundry dan fungsinya.

Chemical Laundry dan Fungsinya :
  1. Detergen laundry, Deterjen penghilang noda ramah lingkungan terhadap saluran pembuangan air (biota air). Mudah larut dalam air, sehingga proses pelepasan kotoran dapat berlangsung dengan cepat. Fungsinya untuk membersihkan noda-noda ringan pada pakaian. Di pasaran ada dua jenis detergen laundry yaitu detergen bubuk dan cair. Efektivitas detergen tergantung dari bahan-bahan pembuatnya. Pilih detergent laundry yang ramah lingkungan, seperti detergent laundry Starkleen
  2. Softener, Cairan kental berwarna mengandung pelembut kationik bersifat pembunuh bakteri untuk semua katun, sintetis, wool sehingga menjadi lembut, halus, harum dan pakaian dapat disetrika dengan mudah. Fungsinya untuk pelembut pakaian. Jika tanpa softener, setelah kering pakaian agak terasa agak keras dan kasar. Hampir semua softener di pasaran berbentuk cairan.
  3. PCE/Solvent, Solvent adalah sejenis minyak dengan nama lain perklone /perkloroetheline /tetra-cloroetheline. Fungsinya untuk membersihkan noda pada pakaian yang berbahan khusus, seperti jas, sutra atau batik. Sifat solvent ini keras dan mudah menguap. Jika menggunakan bahan kimia ini hendaklah memakai masker dan sarung tangan tebal.
  4. Spotter, Berfungsi untuk mengangkat noda-noda berat seperti kecap, karat, jamur, minyak dan lain-lain. Umumnya spotter mengandung emulsifier yang bekerja efektif mengangkat noda     membandel.
  5. Color guard, Bahan kimia laundry yang mengandung sour yang berfungsi untuk mencegah yellowing atau kekuningan pada pakaian, mencerahkan sekaligus merawat warna pakaian dan membersihkan pakaian dari sisa alkali detergen laundry.
  6. Pemutih, Bahan yang mengandung chlorine yang berfungsi memutihkan pakaian berwarna putih agar pakaian putih lebih cemerlang dan bersih.
  7. Parfum laundry, Berfungsi untuk mengharumkan cucian pada proses finishing, sehingga pakaian tidak berbau apek, harum dan segar.